banner 1198x899 banner 1198x899

Bocah Terseret Arus di Tote Ditemukan Tak Bernyawa

Jasad korban saat digotong oleh warga dari tempat penemuan di rumpun bakau pantai Desa Tote, Rabu (13/03/2024) malam

Bolmut – Tangis histeris meledak saat jasad Sukron Patingki, anak umur 10 tahun yang dikabarkan hanyut terseret arus ditemukan, Rabu (13/03/2024) sekira pukul 23.30 Wita.

Menurut keterangan warga yang menemukan jasad korban, Aldi Berahima, awalnya Ia melihat seekor ikan seukuran lengan orang dewasa.

Sehingga dia mengikuti ikan tersebut, berniat hendak memburunya, tetapi ikan tersebut mendadak hilang.

Dalam waktu bersamaan cahaya senter Handphone menyorot sosok jasad yang sedang dicari.

“Saya terkejut ketika cahaya senter HP menyorot kedua mata korban yang terbelalak kebiruan tepat bertatapan dengan saya,” terang Aldi.

Dijelaskannya, posisi jasad korban, tersangkut pada akar bakau sehingga tidak gampang terseret ombak.

“Sontak saja jasad tersebut langsung saya angkat, dan Alhamdulillah tidak ada sedikitpun kendala saat mengangkat jasad itu,” ujar Aldi.

Ditambahkannya, lokasi penemuan jasad korban dengan tempat mereka mandi, diperkirakan lebih dari 100 meter.

“Kemungkinan jasad terseret air pasang, kira-kira lebih dari 100 meter dari tempat kejadian,” tambah Aldi.

Jasad Almarhum kemudian digotong secara bergantian oleg puluhan warga untuk dibawa ke rumah keluarga.

Ratusan warga menyambut jasad korban, dengan tangis histeris, bahkan sebagian warga menjemput tanpa memperdulikan hujan yang mulai deras mengguyur.

Dikabarkan sebelumnya, Sukron tenggelam terseret arus air laut, Rabu(13/03/2024) sekira pukul 17.00 Wita.

Awalnya, korban bersama adiknya sedang madi di tepi pantai desa setempat.

Hal itu diungkapkan oleg ayah korban, jika kedua anaknya sempat minta izin untuk mencari kerang di pantai.

“Sekira pukul 12.00 Wita, dia (Sukron) dan adiknya minta izin mencari kerang di pantai,” kata ayah korban Adris Patingki.

Saat ini jasad korban disemayamkan di rumah keluarga Desa Tote Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. (Rom) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *