banner 1198x899 banner 1198x899

Dihadiri ILO , Polimdo Kerjasama PPNS dan Pelaku Industri Pariwisata Bahas Pemagangan Mahasiswa

 

MANADAO—RADARSULUT–Politeknik Negeri Manado (Polimdo), menggelar Forum Group Discussion (FGD), yang bekerja sama dengan Politeknik Pekapalan Negeri Surabaya (PPNS), dan para pelaku di industri pariwisata Sulawesi Utara (Sulut). Kegiatan, yang digelar di Novotel Convention Center selama enam jam dengan penerapan protokol kesehatan Covid 19. Direktur Polimdo Drs Mareyke Alelo MBA mengatakan , kegiatan ini  untuk mendapatkan masukan positif dalam meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa magang. Terutama tanggungjawab mereka sebagai bagian dari perguruan tinggi vokasi.

Dari pantauan wartawan kegiatan non akademik, diawali dengan sharing magang terstruktur oleh para dosen di PPNS secara daring.  Seperti, yang diungkapkan Direktur PPNS Ir Eko Julianto MSc yang menekankan penerapan kegiatan kerja pada dosen hingga 70 persen saat pemagangan berlangsung.“Sudah baik, namun harus bisa menjadi lebih baik lagi. Karena di dunia pariwisata semuanya harus serba pelayanan terbaik atau service excellent. Di sini, mahasiswa juga harus ditingkatkan kemampuannya untuk bisa mengenal body language seorang tamu saat berada di hotel atau kawasan wisata. Apakah tamu atau wisatawan yang kita jamu itu harus senang dengan layanan kita tanpa harus berteriak memohon dilayani,” tuturnya.

Masukkan baik, juga ditambahkan oleh chef kepala di salah satu hotel berbintang di Sulut, Farry Polii yang menyebut pentingnya pemahaman tentang penggunaan bahasa internasional di bidang kuliner terutama bahasa Prancis dan Inggris untuk pengenalan menu.

“Dunia kuliner, salah satu pakemnya adalah menu menu ala Prancis dan Inggris. Ini juga wajib ditambahkan saat para mahasiswa masuk dalam dunia magang di perhotelan terutama untuk tata boga,” ungkap pria yang sudah malang melintang di dunia kuliner internasional ini.

Sementara itu, PIC Advisory Board dari kegiatan yang juga bekerja sama dengan Pemerintah Kerajaan Inggris dan International Labor Organization (ILO) ini, Dr Bernadain Dainty Polii SPd MPd mengungkapkan, Polimdo pada 2021 lalu telah melaksanakan lokakarya pembentukan Tourism Advisory Board (TAB), dan pertemuan TAB sesuai pilar Relevance memperkuat keterlibatan Industri Pariwisata dalam dunia pendidikan.“Jadi, kegiatan FGD ini, untuk mendiskusikan langkah praktis dan menindaklanjuti pertemuan sebelumnya. Dimana, sebagai bagian dari pendidikan kami ingin agar mutu didikan dan pendidik Polimdo makin baik. Masukan, dalam kegiatan FGD ini akan kami gunakan. Kedepannya, tentu kami ingin menghasilan tenaga yang terbaik di bidangnya,” ujar Ketua Jurusan Pariwisata Polimdo ini, didampingi dosen Polimdo lainnya Dr Mirjam Pratidina Tenda SPd MHum.

Menariknya, pada FGD yang berlangsung seru dengan masukan membangun dari para pelaku industri pariwisata Sulut, juga dihadiri langsung oleh Chief Technical Advisor dari International Labor Organization (ILO) Mary Kent.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *