banner 1198x899 banner 1198x899
Berita  

Menangkan GAMA, Hasto: Sulut Bukan Hanya Basis PDIP Tapi Landmark Bung Karno

MANADO–Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto hadir langsung pada rapat kerja daerah (rakerda) yang dilaksanakan di Hotel Luwansa Manado, pada Sabtu (20/01/2024).

Usai memberikan wejangan kepada para kader militan PDI Perjuangan, Hasto menyampaikan kepada wartawan, menjelang H-24 Pemilihan Umum (Pemilu) yang bakal dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang, PDI Perjuangan siap menangkan Ganjar-Mahfud.

Khusus Sulawesi Utara (Sulut), menurutnya, adalah basis dari PDI Perjuangan.

“Karena Sulut bukan hanya sekedar basis dari PDI perjuangan tetapi di sini juga menggemakan Landmark dari Bung Karno untuk menjadi pintu kemajuan di Samudra Pasifik yang sangat penting bagi masa depan,” ucap Hasto.

Sulut, sebutnya, secara geopolitik sangat strategis karena menjadi pintu kemajuan Indonesia di Samudera Pasifik.

“Kami tegaskan tentang fungsi geostrategis tersebut sebagai bagian dari spirit PDI Perjuangan untuk memenangkan pileg dan pilpres, menangkan Pak Ganjar Mahfud dan PDIP Perjuangan,” ucapnya.

Strategi pemenangan menjelang H-24, seluruh kader akan fokus pada gerakan door to door, turun ke bawah untuk memperkuat akar rumput serta menyampaikan kepada rakyat tentang kontribusi Ganjar Mahfud.

“Pak Prabowo bukanlah Pak Jokowi, Pak Prabowo tidak bisa blusukan. Tetapi Ganjar adalah pemimpin rakyat, pemimpin wong cilik, pemimpin yang berasal dari kita bersama.

Ganjar dan Mahfud MD adalah perpaduan pemimpin yang energik yang mengedepankan program-program ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja, menuntaskan kemiskinan dengan KTP Sakti dan juga mengedepankan seluruh rancangan ekonomi di dalam membangun Indonesia yang unggul,” jelas Hasto.

Menariknya, terkait target suara di Sulut, melalui Rakerja ini, diharapkan akan mencapai target. Baik pileg dan pilpres di kabupaten/kota dan provinsi.

“Tetapi sebagai basis PDI perjuangan, yang memiliki kekuatan nasionalis Soekarnois yang tentu saja menjadi modal termasuk tempat Pak Ganjar di Jateng, Jatim, Bali dan Lampung,” tukasnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDI Perjuangan Sulut, Steven OE Kandouw menyampaikan bahwa dalam rakerda menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi.

“Apa yang tidak efektif dibikin efektif. Apa yang kurang harus dilakukan perbaikan. Karena tinggal 24 hari lagi. H-24,” ucapnya.

Upaya untuk memperkuat PDI Perjuangan hingga ke akar rumput, Kandouw mengatakan, bahwa diharapkan seluruh kader menghindari adanya gesekan internal.

“Jangan ada gesekan internal. Mari ciptakan suasana kondusif di masyarakat,” pungkasnya.(tha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *