banner 1198x899 banner 1198x899

Tim Peneliti Polimdo Perkenalkan Model Pengelolaan Ekowisata Terpadu Manfaatkan Potensi Alam

 

MANADO–Tim Peneliti Pariwisata Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali melaksanakan pengabdian di Desa Budo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Kali ini, Tim Peneliti Pariwisata Polimdo yang diketuai Benny Towoliu SE MPar memperkenalkan model  pengelolaan ekowisata terpadu dengan memanfaatkan potensi alam berupa pegunungan dan pesisir pantai kepada perangkat desa dan pengelola wisata yang ada di Desa Budo November tahun lalu.“Desa Budo sendiri merupakan desa binaan Politeknik Negeri Manado, yang sudah dirintis sejak tahun 2017, dan saat ini sudah berkembang menjadi desa Wisata, sesuai SK No 64 Tahun 2021,” tukas Ketua Tim Peneliti Pariwisata, Benny Towoliu SE MPar, Selasa (11/02/2022).

Ia mengatakan model pengelolaan ekowisata terpadu ini merupakan temuan hasil penelitian pada objek penelitian di wilayah Gunung Tumpa, yang memiliki potensi wilayah pegunugan dan pesisir laut, dan beruntunglah desa Budo memiki ciri khas geografis yang sama.“Ada beberapa atraksi ekowisata yang bisa dikembangkan di desa Budo antara lain, paket wisata trekking menyusur areal pegunungan Dapi-Dapi, yang bisa dibagi dalam bentuk fun trekking dan adventure trekking. Paket wisata hiking. Paket wisata tarsiu watching yang ada di gunung Dapi-Dapi. Paket wisata Camping. Paket wisata mangrove education, dan Paket wisata kuliner ekstrime sea food,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam pengelolaan ekowisata terpadu dibutuhkan organisasi atau badan pengelola wisata tersendiri diluar dari pemerintah desa serta melibatkan mitra pengelola yang paham tentang pariwisata.“Mitra tersebut antara lain, pihak akademisi bidang pariwisata dan lingkungan sebagai konsultan ahli yang akan berperan sebagai analisi daya dukung fisik dan sosial-budaya, kajian pasar, serta model pengembangan atraksi wisata. Lembaga Swadaya Masyarakat) sebagai pengembangan mutu produk lokal,” paparnya.

“Serta advokasi pengrajin lokal serta wisatawan yang berperan dalam donasi untuk kegiatan konservasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Hukumtua Desa Budo melalui Sekretaris Desa Odirandi Lintogarenf menyampaikan terimas kasih atas kegiatan Polimdo yang telah dilaksanakan di desa mereka.“Kami akan segera menindak lanjuti hasil-hasil pelatihan ini bersaa Bumdes yang yang sudah dibentuk saat ini,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *