banner 1198x899 banner 1198x899

Dipimpin Ketua Rendy Umboh, Bawaslu Minahasa Gelar Deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas

TONDANO— Momentum 14 Februari 2023, bertepatan dengan digaungkannya ‘Satu Tahun Menuju Pemilu 2024; ditandai juga dengan Deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas.
Di Kabupaten Minahasa, Bawaslu Minahasa dipimpin Ketua Bawaslu Minahasa Rendy Umboh, dalam giat Apel Siaga Pengawasan ‘Satu Tahun Menuju Pemilu 2024’, memimpin seluruh jajaran pengawas, mulai dari jajaran pengawas di Bawaslu Kabupaten Minahasa, sampai Panwaslu Kecamatan, dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) se-Minahasa, mengucapkan Deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas.

Dengan suara lantang, Umboh membacakan isi Deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas, diikuti seluruh peserta Apel Siaga Pengawasan, yang hadir di lokasi pelaksanaan di Benteng Moraya, Tondano. “Satu, Mewujudkan Pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasi, Jujur, dan Adil. Dua, Berkomitmen mendukung Pemilu yang aman tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, ujaran kebencian, politisasi Sara dan politik uang,” serunya.

Tampak hadir Kepala Badan Kesbangpol Minahasa, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa, tampak juga Pimpinan Bawaslu Minahasa, Erwin F Sumampouw dan Ronald R Nongka, Kepala Sekretariat (Kasek) Bawaslu Kabupaten Minahasa dan jajaran, pegiat Pemilu, dan insan pers yang hadir.

Usai pembacaan naskah deklarasi, dilakukan penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas di atas spanduk, oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Minahasa, Kaban Kesbangpol Minahasa, Kasek Bawaslu Minahasa dan jajaran, stakeholder, diikuti seluruh peserta Apel Siaga Pengawasan.

Deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas juga dilaksanakan di Bawaslu RI. Pembacaan deklarasi tersebut dipimpin oleh perwakilan pegiat pemilu Kaka Suminta dari Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) yang diikuti berbagai stakeholder.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja berharap Pemilu 2024 mendatang akan semakin damai dan aman nantinya. “Kami harapkan Pemilu dan Pemilihan serentak 2024 tanpa hoax, tanpa ada black campaign, dan lain-lainnya,” ujarnya seusai pembacaan deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas dalam acara Siaga Pengawasan Satu Tahun Menuju Pemilu 2024 di Bawaslu RI, Jakarta, Rabu (15/2/2023).

Bagja juga menjelaskan Bawaslu akan semakin meningkatkan sinergitas Bawaslu dengan seluruh stakeholder di tahun 2023 ini. Hal itu, kata dia, menandakan pemilu dan pemilihan tidak hanya milik penyelenggara, melainkan seluruh rakyat Indonesia.(“)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *