banner 1198x899 banner 1198x899

Polimdo Canangkan Gerakan Anti Gratifikasi, Esok Sosialisasi Hadirkan Pembicara Pusat

MANADO—Politeknik Negeri Manado (Polimdo) sebagai institusi Vokasi terkemuka di Sulawesi Utara giat membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di bawah pimpinan Direktur POLIMDO Dra. Mareyke Alelo,MBA .

Karena itu Direktur menugaskan Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Susy Marentek,SE.,MSA. sebagai ketua Pembangunan ZI di POLIMDO bersinegri dengan Wakil Direktur bidang Akademik dan Kerjasama DR. Tineke Saronsong, SST., M.Eng dan Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan, Selvy Kalele,SE.

Mareyke pun menginformasikan , pembangunan ZI menuju WBK-WBBM di POLIMDO merupakan miniatur penerapan Reformasi Birokrasi di unit kerja. Tujuannya membangun program Reformasi Birokrasi sehingga mampu mengembangkan budaya kerja Birokrasi yang anti Korupsi, berkinerja tinggi, dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas sebagaimana amanah Permenpan RB nomor 52 tahun 2014 sebagaimana telah di ubah dengan Permenpan RB nomor 90 tahun 2021 tentang pembangunan dan evaluasi ZI menuju WBK-WBBM di Instansi pemerintah.

‘’Salah satu program ZI di POLIMDO adalah diadakannya Pencanangan Gerakan Anti Gratifikasi yang di susul dengan penandatanganan Pacta Integritas bagi seluruh pejabat / pimpinan. Pencanangan ini di mulai dengan di adakannya inklusi tentang Gratifikasi di lingkup Pimpinan yang di buka dengan resmi oleh Direktur dan di hadiri para Wadir, kepala pusat, pimpinan jurusan (ketua dan Sekretaris Jurusan), Ketua UPT/LSP,’’jelasnya sembari menginformasikan sebelumnya bertempat di salah satu hotel di Minahasa Utara telah dilakukan sosialisasi dan Penyatuan Persepsi tentang Gratifikasi juga potensinya dalam kegiatan Akademik dan Non Akademik di lingkup POLIMDO dengan Narasumber Jolly Turangan,SH.,Mhum pada Rabu

Diapun menginformasikan Untuk Senin (13/2/2023) esok Polimdo mengundang pembicara yang berkompeten dari kementerian Biro Organisasi Tata Kelola Kemendikbudristek untuk menyosialisasikan kepada civitas akademika Polimdo tentang zona integritas menuju wilayah bebas korupsi, dan wilayah birokrasi brsih melayani dengan slogan pelayanan prima dan bebas pungli. ‘’Kegiatan ini di harapkan akan menjadi gerakan moral yang akhirnya akan mewujudkan budaya kerja yang anti Gratifikasi (Korupsi), berkinerja tinggi dan memberikan layanan publik (Mahasiswa dan masyarakat umum) yang berkualitas,’’terangnya.

Selaras dengan itu kata Alelo, kepercayaan masyarakat Sulawesi Utara khususnya pada sistem layanan pendidikan di POLIMDO, sehingga mau mempercayakan putra putrinya untuk dididik dan di latih menjadi tenaga yang profesional di bidangnya. ‘’Saat ini POLIMDO memiliki 4444 orang mahasiswa, tenaga pendidik berjumlah 320 orang dan tenaga kependidikan berjumlah 187 orang. Selain itu POLIMDO memiliki sarana dan prasarana pendidikan berupa ruang kuliah, Laboratorium dan Bengkel yang terstandarisasi yang terunggul di kawasan Sulawesi Utara,’’tutupnya.

Pimpinan POLIMDO bertekat kuat menjadikan gerakan anti Gratifikasi ini menyebar dan membudaya di lingkup POLIMDO bahkan masyarakat sekitar demi turut mendukung terciptanya Sulawesi Utara pada khususnya dan Indonesia pada umumnya, bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.(tha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *