Klenteng Seng Bo Kioang Sukses Gelar Prosesi Goan Siao, Wali Kota Apresiasi Kebersamaan Warga Kota Bitung

 

BITUNG –  Klenteng Seng Bo Kiong kota Bitung sukses melaksanakan prosesi Goan Siao atau Festival Cap Go Meh yang berlangsung aman dan lancar di kota Bitung, Selasa (3/3/2026).

Suasana penuh syukur dan kebersamaan mengisi halaman Klenteng Seng Bo Kiong saat prosesi Goan Siao berlangsung. Persaudaraan Tao Tan menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi TNI dan Polri memastikan jalannya prosesi aman, tertib, dan khidmat.

Serta mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kota Bitung yang memperkuat semangat pelestarian tradisi dan kerukunan beragama.

Kehadiran petugas gabungan TNI dan Polri terlihat terkoordinasi, mulai dari pengaturan arus lalu lintas hingga pengamanan titik-titik keramaian.

Sinergi ini memberi rasa aman bagi umat dan pengunjung sehingga ritual berjalan tanpa gangguan dan tetap menghormati nilai-nilai spiritual prosesi.

Selain itu apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah daerah.

Pemerintah Kota Bitung memberikan dukungan penuh berupa fasilitas, pengawalan logistik, dan koordinasi lintas instansi.

Dukungan tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga simbolik: hadirnya pejabat daerah, HH-RM dan jajaran menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kebebasan beribadah dan keberlanjutan budaya lokal.

Antusiasme warga menjadi energi utama yang menjaga tradisi tetap hidup.

Ribuan warga hadir menyaksikan dan berpartisipasi, menunjukkan bahwa pelestarian budaya adalah kerja kolektif.

Partisipasi aktif masyarakat menjadi modal sosial yang memperkuat rasa saling menghormati antarumat beragama di Bitung.

Rohaniwan Klenteng Seng Bo Kiong, Rolly Ciwulusan, menegaskan makna spiritual dan sosial dari prosesi ini.

“Prosesi Goan Siau mengingatkan kita bahwa tradisi adalah benang yang menyulam persaudaraan.

Ketika kita menjaga ritual dengan penuh rasa hormat, kita merawat akar kebersamaan yang membuat komunitas ini kuat.”harapnya.

Hal ini menggarisbawahi bahwa keamanan, dukungan pemerintah, dan partisipasi warga saling melengkapi dalam merawat harmoni sosial.

Ritual Cap Go Meh di Klenteng Seng Bo Kiong bukan sekadar rangkaian upacara; ini menjadi cermin bagaimana berbagai elemen masyarakat : tokoh agama, aparat keamanan, pemerintah, dan warga, bersinergi menjaga nilai-nilai bersama.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa tradisi dan toleransi dapat hidup berdampingan dalam suasana aman dan penuh penghormatan.

Apresiasi Persaudaraan Tao Tan terhadap sinergi TNI-Polri dan dukungan Pemkot Bitung menegaskan satu pesan sederhana namun kuat: kerukunan terwujud ketika semua pihak bertanggung jawab bersama.

Semangat ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi pelestarian tradisi dan penguatan persaudaraan di masa mendatang.(Advertorial Bitung)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *