Tanpa Alasan, Kami Diberhentikan Walikota Manado

steven, 20 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

MANADO-SK Walikota Manado no.42 tentang pemberhentian dan pengangkatan Direksi PD Pasar Manado mendapat "perlawanan" dari mantan Direktur Utama PD Pasar Manado, Ferry Keintjem.

Hal ini terbukti, pada persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado hari ini, Kamis (19/09/19), dimana sidang gugatan terhadap Walikota Manado telah masuk yang ke-6 kali, dan hari ini dengan agenda menghadirkan saksi ahli dan saksi fakta dari penggugat.

Menariknya, para saksi fakta dalam persidangan menyatakan Direktur Utama PD Pasar Manado sewaktu dijabat Ferry Keintjem banyak melakukan terobosan yang memberikan manfaat yang positif buat pegawai pasar dan pedagang.

Bahkan salah satu saksi fakta, bersyukur ketika waktu PD Pasar Manado dijabat Ferry Keintjem, dimana dirinya akhirnya memiliki kartu BPJS Kesehatan, sehingga ketika dirinya sakit mendapat perlindungan kesehatan.

Sedangkan saksi ahli dari Universitas Sam Ratulangi Manado, Eugenius Paransi yang juga dosen Fakultas Hukum menegaskan proses pemberhentian direksi Badan Usaha Milik Daerah sewaktu-waktu harus disertai alasan sesuai peraturan dan pengangkatan direksi yang baru harus lewat seleksi.

Selanjutnya Ferry Keintjem selaku penggugat,  ketika dikonfirmasi oleh wartawan mengganggap proses pemberhentian dirinya sewaktu-waktu tidaklah sesuai pasal 65 Peraturan Pemerintah no.54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, dimana dirinya sesuai kontrak harusnya berakhir di tahun 2020, namun tanpa adanya penjelasan tertulis, dirinya diberhentikan dengan hormat. Hal itu tentunya membuat dirinya menilai ada 'kesewenang-wenangan" dalam proses pemberhentian dirinya.

"SK pengangkatan kami sebagai Direksi PD Pasar Manado nanti berakhir Juli 2020, namun SK tersebut belum berakhir, kami diberhentikan dengan hormat tanpa disertai alasan", ucap Ferry Keintjem.

"Kalau kami diberhentikan oleh KPM dengan alasan sewaktu-waktu, seharusnya turut serta dilampirkan alasan sebagaimana pasal 65 Peraturan Pemerintah no.54 tahun 2017", ucap Ferry Keintjem.

Karena SK Walikota Manado tersebut terbit tanpa disertai alasan pemberhentian, maka kami melakukan gugatan lewat PTUN Manado dan terkait pengangkatan Direksi PD Pasar Manado haruslah sesuai PP no.54 tahun 2017 ujar Keintjem. (SPan).

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu