Royke Sondakh Siap Bertarung Dalam Pilkada Minsel 2020 Lewat Jalur Independen

yohanis, 06 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

MINAHASA SELATAN - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Selatan segera terlaksana. Ada beberapa nama kandidat bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati yang sudah ramai bermunculan. Salah satu kandidat balon bupati Minahasa Selatan (Minsel) adalah Royke Sondakh atau biasa dikenal dengan panggilan ROSO.

ROSO ketika ditemui di kantor Media Center pemenangan di bilangan area dekat kawasan 'I Love Minsel', kelurahan Pondang, Amurang, Sabtu (5/10), menyatakan sikap akan turut bertarung dalam Pilkada Minahasa Selatan 2020 mendatang.

Dalam kesempatannya di hadapan awak Pers Minsel, ROSO yang merupakan ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Minahasa Selatan ini akan maju sebagai calon bupati atau 'papan satu' lewat jalur independen.

"Saya pastikan bahwa tahun depan saya akan ikut pilkada Minsel, sebagai calon bupati Independen atau non partai," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut ROSO mengatakan bahwa untuk pasangannya nanti sebagai calon wakil bupati pihaknya sementara dalam penjaringan oleh tim internal, dan tidak menutup kemungkinan juga dari kalangan partai politik.

"Untuk calon wakil bupati sedang dalam tahap penjaringan atau seleksi internal oleh tim yang ada, sesuai dengan mekanisme kami untuk mendapat calon wakil yang terbaik, dan sudah ada kurang lebih 30 nama yang sudah masuk pada tim kami, dan tidak tertutup kemungkinan bisa dari partai politik," kata ROSO.

Kemudian lanjut Royke Sondakh, ke depannya apabila ia terpilih menjadi bupati Kabupaten Minahasa Selatan, ia mengatakan bahwa akan ada banyak sekali perubahan yang akan ia lakukan termasuk beberapa hal yang menjadi prioritas utama antara lain; masalah pembangunan fisik, seperti contoh jalan tani dan berbagai proyek-proyek 'nyata', menurutnya agar pembangunan tersebut benar-benar nyata pemanfaatannya, dan tidak mubasir.

"Supaya setelah di bangun nyata pemanfaatannya sehingga tidak mubasir, sebab jika tidak di manfaatkan padahal mungkin proyek itu menelan biaya ratusan juta bahkan puluhan milyard, tentu masyarakat sangat di rugikan," terang Roy.

Royke menambahkan, dirinya tidak ingin berhutang budi dengan orang lain, untuk itulah yang menjadi alasan mengapa ia tidak maju dari jalur partai politik. Alasan lainnya kenapa ia maju dalam jalur independen dikarenakan dirinya tidak ingin ruang geraknya terbatas dan diintervensi oleh partai. Namun dikatakannya bahwa jika dirinya terpilih maka tidak menutup kemungkinan ia akan bergabung dalam satu partai politik nantinya.

ROSO mengatakan bahwa ia dan tim pemenangannya sudah mempersiapkan dengan matang segala persiapan terkait pencalonan dirinya maju di Pilkada kabupaten Minahasa Selatan 2020 nanti, termasuk pengumpulan KTP pendukung yang sudah melebihi dari yang ditentukan.

Dirinya dalam kesempatan tersebut mengatakan jika terpilih menjadi bupati Minsel maka dirinya akan memberi ruang bagi masyarakat yang membutuhkan untuk menempati dan mengelolah tanah negara yang ada di Minahasa Selatan.

"Bila nanti saya menjadi bupati Minsel, saya mempersilahkan masyarakat miskin untuk tinggal atau memanfatkan tanah negara untuk di kelolah atau menanam di tanah negara atau HGU, HGB, dan lainnya,"

"Karena terkadang dalam satu rumah ditempati 2 sampai 3 keluarga atau bahkan ada  yang lebih, bisa mereka mengunakan tanah negara, saya tidak akan berpihak pada korporasi atau perusahan tetapi lebih memilih masyarakat kecil sesuai  juga dengan program presiden Jokowi  tentang Reforma Agraria," tutup Royke Sondakh.
(Toar Lengkong)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu