Ormas LAKI Sulut Kecam dan Desak Segera Copot dan Penjarakan Kepala KUA Lolak Bolmong

indonesiasatu, 31 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

SULAWESI UTARA - Ormas LAKI dan Ormas Adat Mahasatu Minahasa Sanger Talaud melalukan aksi unjuk rasa damai di kementrian agama Sulawesi Utara (Sulut) dan Kejati Sulut, kemarin (30/08/2019), terkait pelangaran pidana ujaran kebencian yang di lakulan oleh oknum kepala kantor urusan agama (KUA) Lolak Budiarjo Tumbol S .Ag alias budi yang sudah berkekuatan hukum tetap lewat putusan pengadilan negeri kotamobagu  1 tahun penjara kasus penghinaan/penistaan agama dan di kuatkan lagi dengan putusan pengadilan tinggi Manado 2 tahun penjara.

Aksi demo di pimpin langsung oleh ketua Ormas LAKI sulut Firdaus Mokodompit di dampingi ketua LAKI Bolmong Hendra Mamonto serta dari Ormas adat Mahasatu.

Dalam orasinya Firdaus mengingatkan kemenag Sulut agar sesegera mungkin untuk melakukan pencopotan terhadap oknum tersebut karena perbuatannya sangat tidak pantas dan membayakan apalagi di lakukan oleh oknum yang bertugas di lembaga yang seharusnya sangat menjaga, mengajarkan dan mensosialisasikan tentang nasionalisme, kebhinekaan, menghargai kemajemukan dan menghargai perbedaan agama demi persatuan dan kesatuan serta ke damaian di indonesia terlebih khusus di bumi nyiur melambai Sulut yang sangat dikenal dengan toleransi umat beragama yang sangat tinggi.

"Jangan sampai hal  tersebut di biarkan karena bisa berpotensi terjadi kegaduhan serta polemik  yang berkepanjangan di masyarakat, ini bisa menjadi bom waktu di kalangan masyarakat apabila di biarkan," tegas Mokodompit dengan suara lantang dan keras, dalam orasinya.

Hal senada secara bergantian di sampaikan oleh ketua LAKI Bolmong Hendra Mamonto dan orator Ormas  adat Mahasatu di mana mereka sepakat dan menginggatkan kemeneg  agar merespon permintaan ini secepatnya dan segera mencopot oknum tersebut karena berbahaya dalam menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan bangsa, memfitnah agama dan melakukan ujaran kebencian, menurut mereka itu adalah perbuatan keji dan harus diberantas jangan sampai menyebar dan berkembang di masyarakat.

Kemenag melalui jurubicarnya berjanji akan mengkaji dan segera melakukan tindakan apabila sudah pelanggaran seperti di sampaikan dan tinggal menunggu kakanwil pulang tugas luar kota kemudian perwakilan masyakat akan di undang untuk mendiskusikan hal ini.

Sesudah Kemenag berpindah tempat ke kejati sulut dan di sambut oleh para staff yang di pimpin oleh A. Syahrir Harahap.SH. MH. Asisten pembinaan Kejati Sulut. Harahap berjanji akan segera menindak lanjuti persoalan tersebut.

"Jika sudah berkekuatan hukum tetap dan menggikat maka secepat mungkin akan kami laksanakan putusan pengadilan tersebut tapi kami akan melihat dan mempelari putusan tersebut," kata syahrir.

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu