Kabid Bapenda Manado Sebut Fiskal Bisa Ada Bisa Juga Tidak, Tergantung Daerah Masing-masing

steven, 11 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

MANADO-Ditemui dikantornya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado, Herke Tulenan melalui kepala bidang pelayanan pajak, Recky Pesik menegaskan bahwa Fiskal adalah surat keterangan bukti lunas pajak retribusi bagi pengusaha dan itu wajib, Jumat(11/10/19).

"Fiskal itu sebagai bukti kontrol," ujar Recky.

Menurut Recky Pesik, semua badan usaha wajib dikenakan Fiskal karena itu bagian dari pendapatan daerah, sedangkan usaha perorangan tidak dikenakan fiskal, sedangkan untuk penerapan Fiskal di setiap daerah berbeda-beda, ada yang menerapkan ada juga yang tidak.

"Setiap daerah beda, tergantung dari regulasi yang ada, untuk Kota Manado di atur dalam Perwako dan fiskal itu sebagai bahan kontrol terhadap pelaku usaha," ujar Kepala bidang pelayanan pajak Bapenda Kota Manado, Recky Pesik.

Lebih lanjut diterangkan Pesik, untuk penetapan besaran angka fiskal di atur dari data yang disampaikan oleh pelaku usaha sebagaimana  dalam Perda No.2 tentang pajak dan retribusi daerah serta perda perubahan no.3 tentang pajak dan retribusi.

"Fiskal juga selain sebagai bahan kontrol juga sebagai salah satu persyaratan ketika akan melakukan pengurusan badan usaha, dan disitu dilakukan pendataan, pendaftaran identitas, diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD)," ucap Recky Pesik. (Steven Pande-iroot)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu